Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Ya Tuhan Tolonglah!

Mazmur 70:1-6

“Untuk pemimpin biduan. Dari Daud, pada waktu mempersembahkan korban peringatan. Ya Allah, bersegeralah melepaskan aku, menolong aku, ya TUHAN! Biarlah mendapat malu dan tersipu-sipu mereka yang ingin mencabut nyawaku;biarlah mundur dan kena noda mereka yang mengingini kecelakaanku; biarlah berbalik karena malu mereka yang mengatakan: “Syukur, syukur!” Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau, semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu selalu berkata: “Allah itu besar!” Tetapi aku ini sengsara dan miskin–ya Allah, segeralah datang! Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku; ya TUHAN, janganlah lambat datang!”

Persoalan rasa-rasanya tidak akan pernah ada habisnya. Datang silih berganti tanpa mendapat undangan. Selesai satu, dua tiga persoalan datang. Selesai dengan persoalan relasi, persoalan perekonomian datang. Selesai persoalan sakit, masalah yang lain datang. Kapan semua akan berakhir? Mungkin ini pertanyaan yang muncul bagi kita yang suda mulai lelah dan bosan. Pemazmur pun menghadapi persoalan yang datang silih berganti dalam kehidupannya. Bahkan, Pemazmur sungguh-sungguh mengalami kebosanan menanti pertolongan Tuhan. Ia bukan hanya berseru satu kali tetapi berkali-kali. Ketidaksabaran Pemazmur tampak dalam doanya, “Ya Tuhan, janganlah lambat datang!” (ay. 6). Ini bukan karena Pemazmur tidak meyakini pertolongan Tuhan. Pemazmur justru sangat bergantung kepada Tuhan di tengah musuh yang hendak mencabut nyawanya. 

Saudara, 

Hidup kitapun demikian, tidak terlepas dari persoalan. Ada kalanya kita menjumpai laut yang seram. Bisa jadi seperti Pemazmur, kita tidak sabar dalam penantian kita, apalagi di kasus-kasus yang menakutkan. Tetapi dari Pemazmur yang terus menerus berseru di hadapan Tuhan, kita belajar untuk bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Tiada kata lain yang patut kita serukan tanpa henti selain seruan, “Tuhan, tolonglah! Ya Tuhan tolonglah!” 

Biarlah berbagai persoalan hidup yang terjadi semakin membuat kita untuk semakin dekat dan bergantung kepada TUHAN. Karena Ia lah yang pasti memberikan pertolongan bagi kita. Ya Tuhan Tolonglah! Amin. 

Tinggalkan Balasan