Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

MEMBERI DIRI MELAYANI

Kamis, 1 April 2021

Yohanes 13: 4 – 5
Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.

Mencuci kaki adalah sesuatu yang wajar dan lumrah. Pada waktu itu, orang menggunakan sandal yang tidak menutup semua kaki dan jalan yang harus dilewati penuh dengan debu dan pasir. Jadi, setelah melakukan perjalanan atau setelah keluar rumah, pasti kaki akan menjadi kotor. Oleh karena itu, sebelum masuk rumah biasanya disiapkan wadah berisi air untuk mencuci kaki. Jika tuan rumah tergolong orang kaya, biasanya mereka memiliki hamba yang bertugas untuk mencuci kaki para tamu. Hamba adalah golongan orang yang paling rendah tingkatannya. Tidak orang yang mau disamakan dengan seorang hamba.

Yang menjadikan pencucian kaki istimewa adalah kisah Tuhan Yesus pada bacaan Kamis Putih. Kita diajak melihat aksi Tuhan Yesus yang bangun lalu membasuh kaki para murid sebagai teladan pelayanan. Dia yang adalah Tuhan, Guru yang dihormati oleh banyak orang ini mau mengambil tugas sebagai hamba untuk mengajarkan kita tentang kerendahan hati dan kesediaan untuk melayani.

Dia yang jauh lebih terhormat saja mau melayani, lalu bagaimana dengan kita. Akankah kita angkuh dengan posisi kita saat ini? Akankah kita tegar tengkuk untuk melayaniNya dan mengasihi sesama dengan berbagai alasan sebagai kambing hitam yang seakan membenarkan pendapat kita? Kiranya penghayatan peristiwa pembasuhan kaki oleh Tuhan Yesus dapat menyentuh hati kita untuk memberi diri melayani dalam kerendahan hati.

Selamat memaknai Kamis Putih.
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan