Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

SETIA

Selasa, 30 Maret 2021

Amsal 19 : 22
Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong.

‘Setia’ adalah salah satu sifat yang kita harapkan dari semua orang yang ada di sekitar kita. Setia dengan pasangan, orang tua, anak, saudara, pelajaran, ketrampilan, pekerjaan, pelayanan, teman, dll. Setia menjadi kebutuhan yang penting dalam membangun hubungan dengan orang lain.

Namun, yang tak boleh kita lupa, adalah bahwa kesetiaan selalu kait-mengkait. Bagaimana mungkin berharap orang lain berlaku setia, padahal kita enggan melakukannya? Berharap orang lain setia, tapi diri sendiri tidak setia. Kita hanya boleh berharap orang lain berlaku setia selama kita juga menerapkannya. Kesetiaan memang mudah diomongkan ketimbang dijalani. Karena itu, amsal ini menegaskan: lebih baik miskin ketimbang berbohong. Pada kenyataannya memang selalu ada alasan bagi orang-orang yang tidak setia.

Berbicara tentang setia, kita bisa meneladan Yesus Orang Nazaret yang dengan setia melaksanakan tugasnya di dunia sampai tuntas. Dengan mantap dan berani Ia masuk ke Yerusalem tempat Ia akan disiksa. Dengan setia Ia menjalani setiap pukulan dan hinaan karena Dia tahu memang itulah tugas yang harus Ia emban di dunia. Jikalau saat ini kita tergoda untuk tidak setia karena banyaknya orang di sekitar kita yang tidak setia, mari lihat kembali ke arah Yesus. Begitu banyaknya orang yang mengingkariNya, tidak setia padaNya, termasuk kita, tetapi Ia tetap setia mengasihi kita hingga tuntas.

Mari belajar untuk setia
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan