Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Bersungut-sungut

Filipi 2:14-16

“Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.”

“Ah males….”

‘Kerjaannya banyak nggak selesai-selesai,.. Ah males, setiap hari cuacananya panas.. Ah males, males dan males…’

Bagaimana perasaan saudara jikalau mendengar orang lain bersungut-sungut setiap harinya? Tidak jarang kita akan merasa risih dan kesal, tetapi bisa jadi membuat kita juga tidak bersemangat dan menghilang mood kita. Sebagian orang memang memiliki sifat auka bersungut-sungut, mungkin karena mereka gampang stres, merasa menemui kesulitan yang diluar dari kemampuan mereka. 

Tetapi bacaan kita, Rasul Paulus menulis surat kepada jemaat Tuhan di Filipi ketika ia sedang di dalam penjara. Dalam suratnya, Paulus meminta jemaat Filipi agar meneruskan pekerjaan keselamatannya, meskipun Paulus tidak bersama-sama dengan mereka. Jemaat dinasihati untuk tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, sebab yang melakukan pekerjaan itu adalah Allah sendiri menurut kerelaan-Nya melalui kemauan dan pekerjaan jemaat. Jemaat perlu menjaga kata-kata dan perilakunya agar tidak beraib, tidak bercela dan tidak ikut-ikutan menjadi bengkok hati. Ada atau tidak ada Paulus, jemaat Tuhan tetap harus giat bekerja dan mengabarkan Injil dengan tidak bersungut-sungut. Paulus juga ingin supaya mereka selalu bersukacita. 

Maka dari hal ini kita belajar untuk jangan bersungut-sungut dalam melakukan banyak hal dan menjalani hidup kita. Hidup kita jalani dengan sukacita dan wujudkan tugas panggilan kita dengan baik yaitu melanjutkan karya keselamatan dengan menjaga kata-kata dan perilaku kita. Walaupun setiap harinya kita akan menghadapi kesulitan dan persoalan, tetapi jalanilah dengan optimis, sukacita dan syukur karena Tuhan akan menolong kita. 

Karena bersungut-sungut hanya akan membuat kita bernoda dan tidak mencerminkan kuasa Tuhan di dalamnya. Bersukacitalah dan bersyukurlah, karena Ia setia menolong kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan