Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

TENANG DAN AMAN

MAZMUR 62:2&3

“Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.” 

Dalam film atau sinetron yang sering saudara lihat, ketika ada seseorang yang kaya, memiliki jabatan, terkenal, biasanya ada yang menjaga mereka yaitu bodyguard atau pengawal pribadi. Biasanya postur tubuh mereka yang kekar, tinggi dan mereka pun selalu siap sedia dengan perlengkapan untuk mejaga supaya tetap dalam kondisi yang aman. 

Mazmur 62 ditulis oleh Daud pada masa-masa sulit di hidupnya. Ia tengah melarikan diri dari Absalom yang ingin merebut kekuasaannya. Dalam pelarian ini, ia merasa takut, dan pastinya sedih karena Absalom adalah putra Daud yang sangat ia sayangi. Di ayat 2-3 terdapat kata yang menarik yaitu gunung batu dan kota benteng. Seperti yang kita tahu, benteng melambangkan sebuah pertahanan dan tempat untuk berlindung, sedangkan gunung batu melambangkan sebuah kekuatan. 

Jadi, ketika Daud menggambarkan Allah sebagai gunung batu dan kota benteng, ia ingin mengatakan bahwa Allah adalah kekuatan dan tempatnya berlindung. Tempat perlindungan pastilah memberikan ketenangan.

Itulah mengapa Daud mengatakan bahwa hanya dekat Allah saja aku tenang. Allahlah sumber ketenangan, perlindungan, dan kekuatan baginya. Daud menceritakan kepada Allah tentang kegelisahan dan ketakutan yang dialaminya. Namun, Daud bersaksi bahwa di tengah banyaknya orang yang ingin menggulingkan kekuasaannya, tetapi karena ia senantiasa percaya dan berlindung pada Allah, maka Allah menyelamatkan jabatan mulianya sebagai raja. 

Karena itu Daud mengajak setiap kita yang memiliki persoalan dan pergumulan, hendaknya mencurahkan isi hati kita kepada Allah dan berlindung kepadaNya. Sama seperti Daud, kita pun pasti membutuhkan tempat untuk menyandarkan diri dan berlindung di saat diri kita memiliki masalah dan tidak sanggup untuk berdiri lagi. Namun, ketenangan sejati dan tempat bersandar serta berlindung tidaklah terletak pada hal-hal duniawi namun pada Allah sendiri. Hanya dekat Allah saja kita akan merasa tenang dan aman. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan