Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

HIDUP bersama atau TINGGAL bersama?

Jumat, 24 November 2023
Filipi 2 : 5 – 7
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Jika kita hanya mendengar/membaca sepintas tinggal bersama dan hidup bersama terlihat sama, tidak berbeda. Tetapi kalau kita ulik lebih dalam ternyata dua istilah tadi memiliki makna yang berbeda. Tinggal bersama bermakna ada bersama-sama. Memiliki kesan lebih pasif. Sedangkan hidup bersama bermakna bergerak/berdinamika bersama, ada aktivitas di dalamnya yang dilakukan bersama-sama.

Kedua istilah ini mengingatkan kita tentang komunitas yang kita bangun dalam kehidupan kita (keluarga, pelayanan, masyarakat,dll) : tinggal bersama atau hidup bersama? Jika kita hanya sekedar tinggal bersama, komunitas yang kita bangun menjadi hambar, mengedepankan ego masing-masing, tidak ada saling dukung, bahkan mungkin saling tidak peduli. Hanya sekedar menjalankan rutinitas. Tetapi jika kita membangun hidup bersama, komunitas kita akan terasa hidup, terus terbangun, ada saling dukung dan kepedulian. Semua anggota bertanggung jawab pada masa depan komunitas, tidak dibebankan hanya pada salah satu orang saja.

Tuhan menginginkan kita tidak sekedar tinggal bersama tetapi hidup bersama. Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa dalam membangun hidup bersama kita harus meneladan Kristus, yang karena kasihNya kepada manusia hingga ia rela mengorbankan diri. Demikianlah hendaknya dalam komunitas yang kita bangun, baik dalam keluarga, gereja, pekerjaan, masyarakat. Semua anggota punya tanggung jawab yang sama untuk membangun kehidupan yang baik. Jadi, mari kita tidak sekedar tinggal bersama, tetapi hidup bersama : saling peduli, mendukung, berkorban, berjuang, menyemangati, mendoakan, dan mengampuni seperti yang telah diteladankan Kristus. Amin.

Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan