Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

HANDARBENI

Kamis, 30 November 2023
Efesus 1 : 16 – 18
aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku,
dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.
Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

Handarbeni artinya ikut merasakan dan melakukan tindakan sebagai seorang pemilik, sehingga memiliki tugas dan tanggung jawab atas kepemilikannya. Rasa ini dimiliki oleh Paulus. Walaupun ia tidak selalu berada di tengah-tengah jemaat Efesus karena harus mengabarkan Injil di tempat lain, handarbeni yang dimiliki membuat Paulus selalu memperhatikan dan mendukung jemaat Efesus. Paulus menyadari ada tantangan besar yang dihadapi oleh jemaat Efesus sehingga ia tidak bisa berdiam diri saja. Paulus merasa memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menguatkan jemaat Efesus. Salah satu wujudnya adalah melalui surat Efesus ini yang ditulis ketika Paulus sedang di penjara.

Dalam suratnya ini, Paulus menyampaikan dukungannya dan berdoa kepada Tuhan agar jemaat Efesus semakin
dikuatkan. Paulus berdoa agar Tuhan memberikan Roh hikmat dan
wahyu untuk mengenal Allah dengan benar dan memohon Tuhan memberi terang agar mereka tetap berpengharapan di tengah pergumulan. Handarbeni Paulus ini juga perlu kita miliki di masa sekarang sebagai warga gereja. Masa depan gereja tidak hanya terletak di tangan pendeta/majelis/komisi, tapi ada di tangan kita semua, warga gereja. Jadi mari pupuk handarbeni dalam diri kita sebagai bagian dari gereja supaya setiap warga gereja sadar akan tanggung jawabnya akan panggilan Tuhan dan masa depan gereja. Masa depan gereja adalah masa depan kita. Amin.

Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan