Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Tabur Tuai

Selasa, 17 November 2020
Galatia 6: 7 – 9

Dalam masa pandemi ini, bercocok tanam atau memelihara tanaman menjadi salah satu kegiatan yang banyak diminati. Ada yang bercocok tanam tanaman hias, ada pula yang menanam buah dan sayur. Kalau kita menanam mangga, kita akan memanen mangga; kalau kita menanam cabai, kita akan memanen cabai; kalau kita menanam monstera, kita akan menikmati indahnya monstera. Apa yang kita tuai/nikmati, bergantung dari apa dan bagaimana kita menanam.

Demikian juga dalam kehidupan, apa yang kita tabur mempengaruhi apa yang akan kita tuai kelak. Setiap perbuatan yang kita lakukan ada hasilnya dan suatu saat kita harus mempertanggungjawabkannya.
Perbuatan-perbuatan yang baik akan menghasilkan hasil yang
baik dan sebaliknya, perbuatan-perbuatan yang buruk akan menghasilkan hasil yang buruk.
Tidak ada orang yang dapat menghindari kenyataan ini.

Terkadang hasil dari perbuatan kita segera dapat kita lihat, misalnya ketika akan ujian, anak belajar dengan tekun dan mendapatkan nilai ujian yang baik. Tetapi terkadang kita juga harus bersabar menunggu dalam waktu yang lama untuk melihat hasil dari usaha-usaha kita. Karena tidak kunjung melihat/merasakan hasilnya, sering kali kita mengira usaha kita selama ini sia-sia, apa yang dilakukan selama ini tidak berguna.

Galatia 6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Firman Tuhan ini kembali mengingatkan dan menguatkan kita untuk bersabar, tidak menyerah untuk selalu berbuat baik, walau saat ini kita belum dapat menuai hasilnya. Kita diyakinkan kembali bahwa Tuhan mengetahui setiap hal yang kita lakukan, dan suatu saat kita akan menuai apa yang telah kita tabur. Jadi, apa yang akan kita tabur hari ini?

Selamat menabur kebaikan
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan