SAPAAN YANG MENYEGARKAN
Kamis, 4 April 2024
Yohanes 20 : 15 – 16
Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?” Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: “Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.” Kata Yesus kepadanya: “Maria!” Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: “Rabuni!”, artinya Guru.
Pernahkah Saudara pergi ke tempat baru lalu merasa kesepian? Tolah-toleh ke sana ke mari berharap dan berusaha mencari yang dikenal, tapi tidak menemukannya. Rasanya seperti ingin menghilang karena perasaan terasing. Namun tiba-tiba ada yang mengenali dan memanggil nama kita. Sebenarnya teman kita sudah memanggil berulang-ulang tetapi karena kita sibuk dengan diri kita sendiri, kita tidak mendengarnya. Setelah kita mendengar, menoleh dan mendapati teman kita rasanya plong, bahagia, lega. Sapaan teman kita menyegarkan dan membuat lega. Saya tidak sendirian.
Maria Magdalena, salah satu saksi kebangkitan Tuhan Yesus. Awalnya ia sibuk dengan pikirannya sendiri yang menyangka mayat Yesus diambil orang, hingga ia tidak sadar orang yang diajak bicara sebenarnya adalah orang yang sedang ia cari. Sapaan Tuhan Yesus kepada Maria Magdalena ‘Maria!’ menjadi sapaan/panggilan yang menyegarkan jiwa Maria. Sapaan itu membuka dirinya bahwa orang yang di depannya adalah Tuhan Yesus yang ia cari. Sapaan itu membangkitkan semangat hidupnya bahkan menjadikannya pembawa kabar kebangkitan kepada murid-murid Tuhan Yesus yang lainnya.
Ternyata sapaan sederhana bisa menjadi sesuatu yang menyegarkan dan membangkitkan semangat hidup. Jadi, mari kita saling menyapa supaya kita bisa saling menyegarkan : yang sendirian merasa punya teman, yang sedih dihiburkan, yang lelah mendapatkan semangat. Mari berbagi sapaan yang menyegarkan hati, baik secara langsung (ketemu langsung) ataupun melalui media (WA, telp, sosial media, videocall, dll).
Tuhan Yesus memberkati.





