Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

SAMBAT

Kamis, 21 Oktober 2021

Mazmur 34 : 7
Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.

Kalau di Radio Petra ada kalimat pembuka : sudahkah kita mengasihi orang lain hari ini? Kalau hari ini, renungan kita dibuka dengan kalimat : sudahkah kita sambat hari ini? Keadaan di sekitar kita sering membuat kita mengeluh/sambat : cuaca panas – hujan, terlalu banyak makanan – tidak ada makanan, banyak pekerjaan – tidak ada pekerjaan, diperhatikan – tidak diperhatikan, dll. Sampai-sampai ada istilah tiada hari tanpa sambat.

Mazmur ini ditulis bukan ketika Daud sudah menjadi raja. Bukan juga ketika Daud sedang dalam keadaan yang baik, tenang, dan menyenangkan. Tetapi justru ketika Daud sedang melarikan diri dari kejaran Saul. Daud benar-benar merasakan ditindas. Tetapi ia tetap tertuju kepada Tuhan dan berseru/sambat kepada Tuhan. “Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar”. Daud percaya bahwa Tuhan yang dia sembah tidak berubah. Tuhan mendengar dan memperhatikan seruannya.

Ketika kita sambat/berseru dalam kesesakan kita, Tuhan tentu juga memperhatikannya, sehingga kita bisa berdiri tegak walau dalam kesesakan. Bolehkah kita sambat? Boleh. Daudpun sambat/berseru kepada Tuhan. Tetapi yang perlu kita ingat sambat SECUKUPNYA, percaya Tuhan SEPENUHNYA.

Selamat beraktivitas
Tetap setia taat prokes
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan