RODA KEHIDUPAN
Rabu, 17 Maret 2021
Yesaya 60 : 15 – 19
Pernahkah di tengah ramainya kehidupan saat ini kita merasa sendiri dan kesepian? Pernahkah kita merasa ditinggal oleh orang-orang di sekitar kita, tidak ada orang yang mendekat, semua pergi menjauh? Rasa-rasanya sampai tidak ada semangat hidup karena semua orang tidak peduli dan membenci kita. Ini juga perasaan yang dialami oleh bangsa Israel. Dulu Yerusalem adalah tempat yang dielu-elukan, pusat kota dan pusat tempat ibadah, tetapi keadaan berubah sepi karena bangsa Israel ada dalam pembuangan. Mereka sedih, merasa ditinggal, dibenci, tidak ada yang peduli dan menolong. Keadaan benar-benar berubah. Apa yang dulu dielu-elukan sudah hilang.
Namun Tuhan tidak tinggal diam. Tuhan berkenan untuk peduli dan menolong. Tuhan memulihkan bangsa Israel. Janji Tuhan ini menjadikan bangsa Israel menjadi bangsa yang besar, bangsa yang luhur turun-temurun. Kesedihan akan digantikan dengan kebahagiaan. Oleh karena itu, hanya Tuhan yang pantas untuk dimuliakan.
Belajar dari kisah bangsa Israel, tidak ada yang bisa menjadi andalan kita dalam menjalani kehidupan yang terus berputar, selain hanya mengandalkan Tuhan. Kepandaian, kekuatan, kekuasaan, kenikmatan hidup bisa berubah sewaktu-waktu. Hanya Tuhan yang tidak pernah berubah, layak untuk kita andalkan dan kita sembah dalam menjalani perputaran roda kehidupan.
Selamat menjalani hidup bersama Tuhan
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati





