Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu

Rela Berkorban

Matius 8:28-34
“Yesus berkata kepada mereka: “Pergilah!” Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air” (Ayat 32)

Kata orang kasih itu butuh pengorbanan. Benar kah? Tentu benar! Tidak ada kasih tanpa pengorbanan. Lebih-lebih, Hidup Yesus adalah sebuah kehidupan yang penuh kasih. Kasih yang Ia nyatakan kepada siapapun yang menderita dengan bukti Yesus rela mengorbankan segalanya, bukan hanya hartanya tetapi bahkan nyawa-Nya. Inilah kasih sejati yang Ia nyatakan bagi kita anak-anakNya.

Saudara dalam kisah penyembuhan inipun mengajarkan kita akan sebuah pengorbnan. Yesus rela mengorbankan babi-babi yang ada untuk menyembuhkan dua orang yang sedang kerasukan roh jahat. Ia memindahkan roh-roh jahat pada tubuh manusia ke dalam tubuh babi itu dan pada akhirnya babi-babi itu terjun ke jurang dan mati.
Bukankah ini bukti bahwa benar kasih kadang menuntut pengorbanan yang seperti itu?
Inipun kita rasakan setiap harinya. Kita sebagai orang tua rela mengorbankan harta benda kita demi menyekolahkan anak kita, kita rela mengeluarkan banyak uang demi kesembuhan orang tua/anak/suami/istri atau saudara kita yang sedang sakit. Ini semua kita lakukan karena kasih. Nyawa kita lebih berharga daripada harta. Nyawa orang yang kerasukan itu pun jauh lebih berharga dari pada nyawa babi-babi itu.

Pertanyaannya, berarti Yesus tidak sayang kepada pemilik babi-babi itu? Tentu Yesus menyayangi setiap manusia termasuk pemilik babi-babi itu. Namun dalam konteks penyembuhan ini Yesus ingin mengajarkan, bahwa demi kasih kepada sesama, kadang kita harus merelakan untuk mengorbankan harta kita.
Tapi sayangnya kadang kita belum mampu berkorban demi orang lain sebagai wujud kasih kita kepadaNya dan sesama.
Maka hari ini kita belajar, demi kasih kadang harus rela untuk berkorban. Seperti Yesus telah mengorbankan nyawaNya untuk kita manusia berdosa.

Selamat berbagi kasih dengan rela berkorban!
Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan