Jaga Diri, Jaga Hati

Renungan

Jaga Diri, Jaga Hati

  • 25 Juni 2020
  • 09:48 WIB
  • admin

Lukas 21 : 34 – 38

Di tengah banyaknya ketidakpastian dalam hidup ini, ada satu kepastian yang kita pahami dan percaya sebagai pengikut Kristus, yaitu bahwa Tuhan Yesus akan datang untuk yang kedua kalinya. Hanya saja kapan waktu itu tiba, tidak ada seorangpun yang dapat memprediksi. Oleh karena itu, Yesus mengingatkan setiap pengikut-Nya untuk senantiasa siap menyambut kedatangan-Nya yang tak terduga ini dalam suasana hidup penuh kasih dan kekudusan. Caranya adalah dengan menjaga hati.

Menjaga hati itu penting, karena semua perasaan (entah baik atau jahat) bersumber dari hati. Di ayat 34, Yesus menggunakan kata ”sarat”, artinya: penuh dan berat. Berat karena terlalu banyak beban, yang membuat manusia akhirnya terjerat. Sang Guru menekankan tiga hal yang sering menyarati hati: pesta pora, kemabukan, dan kepentingan duniawi. Ketiganya bisa membuat manusia lengah. Lengah karena terlalu sibuk. Lengah karena tak lagi memfokuskan diri pada yang terutama dalam hidup, yaitu Tuhan. Tuhan tergeser oleh hal-hal lain.

”Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.” (Luk. 21:36). Ini tidak berarti kita menunggu kedatangan Tuhan yang kedua itu dengan diam, pasif, tanpa aktivitas. Kita harus berjaga menanti kedatangan Tuhan, sehingga kapanpun Tuhan akan datang, kita siap. Berjaga- jaga diwujudkan dengan tekun berdoa agar dikuatkan setia menjaga diri dan tidak lengah terjerumus dalam hal-hal duniawi. Jaga hati, agar hati kita tidak penuh dengan pesta pora, kekecewaan, dendam, iri, dan persoalan hidup lainnya. Tapi penuhilah hati dengan kehendak Tuhan dan pimpinanNya.

Selamat menjaga diri dan hati
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati

Kategori:
admin
Tentang Penulis

admin

Tim Pelayanan Firman & Warta GKJ Rewulu

GKJ Rewulu

Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua

Bagikan Berkat

Bagikan artikel ini kepada keluarga & sahabat

Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Belum Ada Komentar

Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait