KESEPIAN
Kamis, 25 Februari 2021
Mazmur 25:16
“Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, sebab aku sebatang kara dan tertindas.”
Tentunya kita semua pernah merasakan kesepian. Kita sekarang hidup di dunia yang semakin penuh dengan manusia, semakin maju dan berkembang dengan kemajuan teknologi yang luar biasa. Namun dalam keadaan seperti ini pun kita masih dapat merasa kesepian. Anak-anak kesepian karena tidak ada yang menemani, para pemuda kesepian karena tidak dapat nongkrong bersama teman-teman, orang tua kesepian karena ditinggal anak-anak merantau.
Meskipun di sekitar kita ramai, ada banyak anggota keluarga, banyak teman, tapi bisa saja kita mengalami kesepian, merasa sendiri di tengah keramaian, merasa tidak ada yang menyayangi di tengah banyaknya teman dan sahabat, merasa asing di tempat yang sebenarnya biasa kita kunjungi, bahkan dalam gereja pun kita bisa merasa kesepian. Kesepian sangatlah menyiksa batin, entah itu kesepian secara sosial, apalagi kesepian secara spiritual (kesepian karena merasa jauh dari Tuhan). Seperti apa yang dirasakan oleh Daud. Dia merasa Tuhan begitu jauh dan tidak mau berpaling padanya, keadaan seperti ini membuatnya merasa sendirian, sebatangkara di tengah apa yang ia miliki. Daud memiliki keluarga, prajurit, kekayaan. Semua dimilikinya! Namun ia merasa kesepian dan tertindas karena kesalahan yang dia lakukan.
Di tengah kesepiannya, Daud tetap berusaha untuk menciptakan ruang untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Memohon dan berpengharapan kepada Tuhan untuk berkenan berpaling dan mengasihinya. Daud tahu bahwa Tuhan sanggup mengeluarkan dirinya dari bahaya, tangan Tuhan tidak pernah kurang panjang untuk mengangkatnya keluar dari masalah, selayaknya kitapun menyadari demikian.
Hidup sebagai orang Kristen tidak menjamin bahwa kita akan selalu lepas dari kesepian. Sering kali kesepian datang karena permasalahan yang muncul dalam hidup kita, sehingga menyeret fokus kita hanya kepada masalah yang ada, kegelisahan, kekuatiran yang menyerap semua kekuatan dan pengharapan, sehingga sering kali kita kelelahan dalam berjuang. Mungkin ada di antara kita yang saat ini merasa kesepian, sendiri dalam menghadapi hidup, marilah kita kembali mengingat bahwa Tuhan senantiasa dekat dan selalu bersama dengan kita, duduk di sebelah kita, memegang tangan kita, merangkul kita dengan kasih Nya.
Selamat menghayati kebersamaan bersama Tuhan
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati





