Kasihilah Musuhmu
Lukas 6:27-39
“Tetapi kepada kamu yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.” (Lukas 6:27-28)
“Kalau kamu bisa cubit aku, aku bisa pukul kamu!”
Tentu kalimat ini tidak kita pahami secara utuh begitu saja. Tapi kalau dirasa kalimat ini sering terjadi dan kita lakukan. Artinya ketika ada orang lain yang menyakiti kita, kita berfikir bahkan punya niat untuk bisa lebih lagi membuat dia sakit. Tapi apakah benar hal itu patut untuk kita lakukan sebagai anak-anak Allah?
Saudara yang terkasih dalam firman Tuhan hari ini, Yesus memberikan satu ajaran yang mulia tentang kasih yaitu untuk mengasihi musuh kita, mendoakan mereka, memberkati mereka (atau yang sebenarnya kita lakukan dengan memberkati adalah meminta Bapa untuk memberkati mereka), serta berbuat baik pada mereka. Musuh artinya adalah orang-orang yang menyakiti kita, mengutuk, menganiaya, membenci kita, memaki, dan memperlakukan kita secara tidak benar, tidak adil, dan tidak sepantasnya. Kerap kita sulit mengasihi “musuh” kita. Kehendak tubuh atau daging kita, kita ingin membalas mereka. Tetapi sebuah keharusan sebagai murid Kristus dalam menghadapi kenyataan tersebut adalah mengampuni mereka dan berbuat yang baik pada mereka.
Maka jika kamu disakiti, ampunilah mereka, jangan menanamkan keinginan untuk membalas, dan serahkan pada Tuhan segala rasa benci yang timbul dalam hatimu terhadap mereka. Mintalah pengampunan kepada Tuhan, maka Ia akan mengampunimu dan orang yang menyakitimu. Inilah kasih. Kasihilah musuhmu dan berbuat baiklah kepada mereka karena itulah yang dikehendaki Allah kepadamu.
Selamat berbagi kasih.
Selamat berbagi kebaikan.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.





