Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Ibu Maria

Lukas 1: 46 – 49

Hari ini, tanggal 22 Desember, Indonesia merayakan Hari Ibu. 22 Desember dipilih bertepatan dengan peringatan pembukaan Kongres Perempuan Indonesia pada tahun 1928. Kemudian Presiden Soekarno meresmikannya sebagai Hari Ibu untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.

Hari ini semakin terasa istimewa karena bertepatan dengan perayaan hari Ibu, bacaan harian leksionari kita juga mengajak kita untuk belajar dari kisah seorang ibu, yaitu Maria, Ibu Yesus. Setelah bergumul dengan ketakutan dan kekagetannya atas kabar dari malaikat Gabriel, janji penyertaan Tuhan membuat Maria memantapkan langkahnya dan bersuka cita. Bahkan Maria menghaturkan ucapan syukurnya kepada Tuhan Allah melalui puji-pujian karena Tuhan sudah berkenan memakainya sebagai sarana berkat bagi dunia.

Kemantapan Maria untuk melakukan kehendak Tuhan diikuti dengan nyanyian pujian sukacita. Dari kehidupan Maria ini kita belajar untuk bersukacita di tengah berbagai situasi yg kita hadapi. Perubahan rencana kehidupan dan resiko besar yang dihadapi Maria tidak menghilangkan kebahagiaannya karena dilibatkan dalam karya agung Allah. Percaya pada tuntunan Tuhan, itu kuncinya hingga Maria dapat berkata : Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku.
Mari kita belajar dari kegigihan dan sukacita Ibu Maria!
Selamat hari Ibu bagi para ibu!
Dan bagi kita semua, selamat mensyukuri kehadiran ibu dalam hidup kita!

Tetap jaga kesehatan jiwa raga.
Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan