Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Damai Sejahtera

Yesaya 26:3

“Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.”

Semakin lama semakin banyak orang yang kehilangan damai sejahtera dalam hidupnya. Hidup yang berat dan keras menimbulkan tekanan bagi mereka. Stres, depresi, berbagai kecemasan itu dengan cepat bisa merampas damai sejahtera dari hidup kita. Hidup pun menjadi berat, senyuman hilang dari wajah kita, emosi cepat tersulut dan sebagainya. 

Seperti itukah Tuhan menginginkan kita? Tidak. Tuhan ingin kita penuh dengan damai sejahtera yang membawa sukacita. Untuk itu, Tuhan bahkan telah menyediakan itu semua bagi setiap orang yang percaya kepadanya. 

Tuhan akan selalu menjagai setiap orang yang teguh berpegang kepadaNya, orang yang percaya kepadaNya dengan damai sejahtera. Dalam beberapa pasal berikutnya, Yesaya kembali berkata “dimana ada kebenaran disitu akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran adalah ketenangan dan ketenteraman.” (Yesaya 32:17). Ada korelasi antara kebenaran firman Tuhan dengan damai sejahtera, ketenangan dan ketentraman. Kita akan sulit hidup dengan perasaan stres, takut, atau cemas setiap saat. Tapi bagi orang percaya, bagi anak-anakNya yang selalu hidup dengan menggantungkan kepercayaan sepenuhnya di tangan Tuhan, ada  damai sejahtera yang membawa ketenangan dan ketentraman. Ini adalah sesuatu yang tidak akan bisa kita beli dengan uang sebesar apapun, dan itu bukan berasal dari kondisi, melainkan dari Tuhan dan kebenaran FirmanNya sendiri. Damai sejahtera sejati sesungguhnya hanya berasal dari Allah. Artinya, Tuhan sanggup mengaruniakan damai sejahtera dan ketenangan kepada siapapun yang teguh hatinya untuk bertumpu pada Tuhan. Itulah yang menjadi dasar untuk menerima damai sejahtera yang berasal dari Tuhan dan bukan tergantung dari keadaan yang kita alami saat ini di dunia. Tuhan sudah menyediakan damai sejahtera dan ketenangan pikiran bagi kita, yang akan memampukan kita untuk menghadapi segala sesuatu tanpa kehilangan sukacita. Yang dibutuhkan adalah iman kita untuk percaya kepadaNya dengan sepenuh hati. Tidak ada janji Tuhan yang tidak Dia genapi.Akan selalu ada situasi sulit dalam hidup kita. Namun kita akan senantiasa tenang jika kita percaya pada Tuhan, karena Tuhan membekali kita dengan damai sejahtera yang memberi ketentraman dan ketenangan. Tenanglah.. Damai sejahtera Tuhan beserta kita. Amin. 

Tinggalkan Balasan