Allah Memulihkan
Mazmur 80
“Ya Allah, pulihkanlah kami,buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.” (Ayat 4)
Hidup itu penuh dengan kejutan! Kejutan datangnya beberapa hal yang tidak sesuai dengan harapan kita. Tetapi ada juga kejutan itu melampaui harapan kita sehingga kebahagiaan muncul. Berbicara mengenai kejutan yang tidak sesuai dengan harapan tentu mendatangkan kesedihan. Kesedihan akibat pergumulan itu mempunyai daya goncang dobel dalam kehidupan orang percaya. Pertama, ia harus menghadapi masalah yang ada. Kedua, ia akan bergumul tentang keberadaan Tuhan di tengah masalah yang ada itu. Hal inilah yang melatar belakangi Mazmur 80.
Mazmur 80 adalah ungkapan ketidakberdayaan di tengah situasi hidup yang dialami oleh umat Tuhan pada waktu itu. Situasinya digambarkan ada kesedihan dan kekalahan, ditambah lagi dengan persepsi bahwa mereka sedang dihukum oleh Tuhan. Maka dalam situasi ini pemazmur berseru sebanyak 3x “Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.” Pemazmur menyadari bahwa harapan untuk pemulihan kehidupannya hanya berasal dari Allah. Harapan pemazmur untuk pemulihan hanyalah pada: kekuasaan dan perkenanan Allah! Pemazmur menggambarkan dirinya seperti pohon Anggur yan hidup atau matinya ditentukan oleh pemiliknya.
Dalam Kristus kita mendapatkan jaminan kekuasaan Allah yang memelihara hidup kita. Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu (Matius 10:29).
Datanglah pada Kristus! Ia datang mencari yang terhilang dan Ia memulihkan hidup kita.
Tuhan memberkati. Amin.





