Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Tahu dan Mau

Selasa, 6 Oktober 2020
Lukas 10:25-37

“Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya” merupakan peribahasa untuk menyatakan kemiripan anak dengan orang tua mereka. Anak-anak memandang orang tua sebagai model. Mereka dapat meniru teladan baik dari orang tua, tetapi mereka juga bisa meniru perilaku yang tidak baik dari orang tua. Anak adalah anugerah sekaligus tanggung jawab besar bagi orang tua. Hal ini membuat orang tua ingin agar anak-anak mereka bertumbuh dengan baik dan berhasil. Banyak nasihat, aturan, dan nilai yang ditanamkan orang tua dalam keluarga.

Kisah orang Samaria yang murah hati mengajak kita berefleksi: Apakah sebagai orang tua, kita sudah memberikan teladan yang baik? Apakah nasihat, aturan, dan nilai yang kita ajarkan pada keluarga sudah kita lakukan? Ataukah kita masih seperti “gajah diblangkoni” (isa kojah ora isa nglakoni, bisa berbicara tapi tidak bisa melakukan) yang hanya menasihati, berkomentar, tapi diri sendiri tidak bisa melakukan. Ahli taurat tahu dan hafal tentang Taurat. Ketika Tuhan Yesus bertanya, dengan lancar mereka menjawab sesuai yang telah mereka pelajari. Namun melalui kisah orang Samaria ini, ahli Taurat diingatkan bahwa tidak cukup hanya tahu, tetapi juga harus mau melakukan. Tidak hanya tahu tentang berbuat baik, tapi juga harus mau berbuat baik.

Perintah Tuhan Yesus dalam Luk. 10:37 “Pergilah, dan perbuatlah demikian!” menghantar kita berefleksi agar tidak sekedar tahu bahwa dalam keluarga harus saling mengasihi tetapi juga mau untuk mewujudkan kasih dalam keluarga. Tidak hanya memberi nasihat, tetapi mau melakukan seperti yang dinasihatkan. Tahu dan mau hendaknya seiring sejalan untuk mewujudkan keluarga bahagia dalam Tuhan.

Selamat merawat cinta kasih dalam keluarga.
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan