TUHAN MEMEGANGKU
Kamis, 14 Maret 2024
Mazmur 73:23-24
Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.
Teringat waktu masih kecil, rasanya senang sekali ketika jalan-jalan sambil digandeng oleh bapak/ibu. Rasanya aman, nyaman. Bisa melangkah dengan mantap sambil menikmati pemandangan di kiri dan kanan. Tidak ada rasa takut kalau ada orang asing/binatang/lubang karena ada orang tua yang memegang dan melindungi kita. Begitulah perasaan pemazmur ketika menyadari bahwa ia tidak berjalan sendirian. Ada Tuhan di dekatnya memegang tangannya. Pemazmur merasakan damai, tenang, aman, nyaman, bahkan punya pengharapan.
Ada banyak hal di dalam kehidupan yang sering membuat kita tidak tenang, ragu, dan takut. Bagaimana saya bisa melalui kehidupan yang seperti ini? Bagaimana masa depan saya? Dan pertanyaan-pertanyaan lain sering mengganggu ketika kita sedang bergumul. Hari ini kita dikuatkan melalui sang pemazmur. Kita tidak berjalan sendirian. Ada Tuhan bersama dengan kita dan memegang tangan kita, layaknya orang tua yang menemani dan melindungi anak2nya. Seperti pujian dari PKJ 241 yang sering kita nyanyikan : Banyak hal tak kufahami dalam masa menjelang. Tapi t’rang bagiku ini: Tangan Tuhan yang pegang. Bagaimanapun kehidupan yang sedang kita alami : Jangan kuatir, Tuhan menggandeng kita. Amin
Tuhan memberkati





