TEGUH DALAM KRISTUS
GALATIA 4:10-11
“Kamu dengan teliti memelihara hari-hari tertentu, bulan-bulan, masa-masa yang tetap dan tahun-tahun. Aku kuatir kalau-kalau susah payahku untuk kamu telah sia-sia.”
Terdapat sebuah kisah dimana ada sepasang kekasih yang akan melangsungkan pernikahan mereka. Tiba-tiba nenek mereka yang bukan Kristen meminta mereka untuk mengikuti ritual yang biasa dilakukan orang desa secara turun-temurun di desa itu. Ritualnya adalah calon pengantin harus mengelilingi sebuah batu yang dikeramatkan oleh orang desa. Tujuan mengelilingi batu itu adalah demi kelancaran pernikahan dan langgengnya kehidupan pernikahan calon pengantin. Namun calon pengantin ini menolak dan mereka mengajak keluarganya untuk berdoa bersama dengan tujuan berdoa adalah supaya calon pengantin kuat menjalani keputusannya serta segala sesuatunya dilancarkan oleh Tuhan.
Paulus menegur orang Galatia yang telah bertobat, namun memelihara kebiasaan-kebiasaan tertentu. Paulus menasihati mereka untuk memperhatikan kesejahteraan hidup rohani mereka (dalam Kristus), bukan hal-hal lahiriah.
Jika kita melihat hidup secara hitam putih, sangatlah mudah melihat mana benar mana salah. Kita tentu memilih yang benar. Kesulitan terjadi saat daya tarik hidup masa lalu mulai menggoda. Godaan ini menguat ketika keluarga dan komunitas mendorong bahkan memaksa kita melakukannya. Tentu tidak diharapkan memusuhi keluarga atau komunitas, namun dengan teguh menyatakan kepada keluarga dan komunitas, bahwa iman merupakan jalan untuk mendapatkan damai sejahtera. Oleh karena itu teguhlah dalam iman kita kepada Kristus. Tuhan Yesus memberkati. Amin





