Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Tanggung Jawab

Selasa, 25 Agustus 2020
Keluaran 4:1-17

Setiap orang memiliki tanggung jawab dalam hidupnya, baik dalam ranah pribadi, sosial, maupun spiritual. Seringkali semuanya bercampur menjadi satu untuk kita jalani sekaligus. Terkadang karena keterbatasan manusia, semua tanggung jawab itu tidak bisa dijalani dengan baik, atau bahkan terkadang satu saja tidak bisa dijalani, entah karena malas atau tidak menyadari bahwa kita punya tanggung jawab sedemikian rupa.

Percakapan Musa dengan Tuhan dalam bacaan hari ini merupakan sebuah titik tolak bagi Musa. Musa merasa dirinya tidak mampu menjalankan perintah Tuhan, merasa tidak pandai berbicara, tidak pandai memimpin. Dengan berbagai alasan Musa berusaha menghindar dari pemberian tanggung jawab, namun Tuhan juga berulang kali menyatakan penyertaanNya. Dan pada kelanjutan kisah Musa, Tuhan benar-benar memampukan Musa menjadi seorang pemimpin hebat yang membawa bangsa Israel keluar dari tanah Mesir, berjalan begitu lama di padang gurun. Berbagai alasan yang dikemukakan Musa di awal pemberian tanggung jawab, tidak menjadi halangan karena Tuhan beserta. Bangsa Israel menyaksikan dan merasakan penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan.
Sekalipun Musa seringkali dimaki dan dibenci oleh bangsanya sendiri, Musa tidak lantas menyerah dan meletakkan tanggung jawabnya, dia tetap menjadi pribadi yang bertanggung jawab hingga akhir hayatnya.

Menjalankan tanggung jawab dengan baik dan benar seringkali menjadi sesuatu yang enggan untuk dijalankan dan melelahkan. Namun kita belajar dari Musa, beratnya tanggung jawab dan keterbatasan diri hendaknya tidak menjadi alasan untuk menghindar. Musa memiliki Tuhan yang selalu menyertai dan menuntun. Demikian pula kita, Tuhanpun menuntun kita dalam melakukan setiap tanggung jawab kita, tanggung jawab sebagai orang tua, anak, saudara, warga masyarakat, warga gereja, dll. Tuhan yang memberikan anugerah tanggung jawab itu bagi kita, Tuhan pulalah yang membimbing dan memampukan kita melakukannya. Jadi, siap sedialah menerima tanggung jawab dari Tuhan.

Selamat beraktivitas.
Tetap jaga kesehatan jiwa raga.
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan