Ku Tak Akan Menyerah
Mazmur 124
“Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.” (Ayat 8)
‘Ku tak akan menyerah, pada apapun juga. Sebelum ku coba semua yang ku bisa. Tetapi kuberserah kepada kehendakMu. Hatiku percaya Tuhan punya rencana’
Cuplikan lirik pujian ini merupakan sebuah refleksi iman dimana kita diajak untuk senantiasa tidak menyerah dengan kenyataan, keadaan dan persoalan. Karena Tuhan punya rencana bagi kita yaitu pertolongan tepat pada waktu-Nya. Walaupun dalam realitanya sering kita meyerah dengan kenyataan, keadaan dan persoalan. Merasa sudah berjuang maksimal tetapi tidak ada hasilnya. Masih saja keadaan sama dan tidak berubah menjadi baik.
Hal inipun dirasakan oleh Daud ketika merasakan persoalan berat ketika anaknya sendiri memberontak kepadanya. Akan tetapi dalam keadaan susah, Daud sungguh merasakan pertolongan dan rencana Tuhan. Hal ini membuat Daud tidak berputus asa, tetapi memiliki pengharapan yang kuat.
Mazmur ini merupakan sebuah nyanyian ungkapan syukur karena Tuhan berpihak kepadanya (ayat 1-5) dan menyelamatkan jiwanya (ayat 6-7).
Kondisi hidup bisa jadi membuat kita susah dan merasa frustasi. Kita sudah berusaha sekuat tenaga, tetap saja belum ada cara atau jalan yang berarti. Kita mungkin ingin menyerah. Tetapi sudahkah kita benar-benar Percaya dan berserah akan pertolongan Tuhan bagi hidup kita? Karena percayalah bahwa Tuhan berpihak kepada kita dan menyelamatkan kita.
Maka, kiranya pengharapan akan pertolongan Tuhan senantiasa melimpah dalam hidup kita, sehingga mampu meyingkirkan ketakutan dan rasa ingin menyerah dalam hidup kita. Seberat apa pun masalah yang kita hadapi, Tuhan Sang Penolong ada di pihak kita.
Tuhan beserta! Amin.





