Takut akan Tuhan
Kamis, 12 November 2020
Keluaran 20: 18 – 20
Keluaran 20:20 Tetapi Musa berkata kepada bangsa itu: “Janganlah takut, sebab Allah telah datang dengan maksud untuk mencoba kamu dan dengan maksud supaya takut akan Dia ada padamu, agar kamu jangan berbuat dosa.”
Salah satu perasaan yang dimiliki manusia adalah perasaan takut. Rasa takut dapat membuat seseorang menghindar jauh dari yang mereka takuti tetapi juga dapat membuat seseorang mendekat dan melakukan berbagai hal karena rasa segan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata takut memiliki empat arti, yaitu
- merasa gentar (ngeri) menghadapi sesuatu yang dianggap akan mendatangkan bencana
- takwa, segan, dan hormat
- tidak berani (berbuat, menempuh, menderita, dan sebagainya)
- gelisah, khawatir.
Dari keempat arti ini, makna kata takut di ayat 20 ada dua macam. Yang pertama, takut dalam artian ngeri, dan yang kedua, takut dalam arti segan, hormat. Jika disederhanakan, ayat 20 menjadi berbunyi demikian : Jangan ngeri/gentar, sebab Allah telah datang dengan maksud untuk mencoba kamu dan dengan maksud supaya rasa hormat dan segan akan Dia ada padamu, agar kamu jangan berbuat dosa. Jadi, orang yang takut akan Tuhan adalah orang yang memiliki sikap takwa, segan, dan hormat kepada Tuhan.
Tuhan adalah Allah yang Maha Besar. Namun dalam kebesaranNya, Ia rela mendekatkan diri pada ciptaanNya agar mereka beroleh keselamatan. Allah yang Maha Besar ini rela untuk merendahkan diri agar umat tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Karya besar ini menjadi latar belakang bagi kita, orang percaya, untuk bertakwa, segan, dan hormat kepada Tuhan.
Tuhan telah berkarya dalam hidup kita. Tuhan memberikan keluarga, pekerjaan, aktivitas, kesehatan hingga saat ini. Tuhan memberi kesempatan bagi kita untuk tumbuh melalui berbagai pergumulan hidup yang kita hadapi. Pergumulan-pergumulan itu bukan untuk menjatuhkan manusia, bukan pula karena Tuhan membenci manusia, tetapi untuk memurnikan manusia menjadi pribadi yang takut akan Tuhan, untuk menyadarkan manusia bahwa satu-satunya yang berkuasa atas kehidupan adalah Tuhan. Dengan mengingat betapa mengagumkannya karya Tuhan, membuat kita memiliki rasa takut dan hormat kepadaNya.
Selamat beraktivitas
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati





