Taat di masa sulit
Kejadian 26 : 3
“Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu.”
Salah satu kesulitan ketika hidup taat adalah karena kita memiliki kehendak dan sudut pandang yang berbeda dari apa yang dikehendaki Tuhan kepada kita, ini diperparah dengan anggapan kita bahwa pikiran dan rencana kitalah yang terbaik, sedangkan kita melihat rencana Tuhan sebagai hal yang tidak logis dan membuang-buang waktu saja.
Mari kita melihat kesulitan yang dialami oleh Ishak, ia benar-benar mengalami kesulitan dengan bencana kelaparan yang menghampiri dirinya dan orang di sekitarnya, ia pun terkena dampaknya secara langsung, bukan berarti saat ia percaya kepada Allah maka ia tak mengalami kelaparan.
Tetapi ada satu hal yang menjadi pembeda, bahwa dalam Allah, Ishak mendapatkan pertolongan dan petunjuk untuk hidupnya. Dalam masa sulit yang dihadapinya, Ishak tetap tunduk kepada rencana Allah, ia taat dan mengikuti apa yang dikehendaki Allah untuk ia perbuat, dan kita melihat hasilnya di kemudian hari, ia menjadi keturunan orang-orang percaya. Dan menjadi pribadi yang dihormati. Saat ini bergantung pada kita, apakah kita juga mau taat seperti Ishak? Bahkan di masa yang paling sulit dalam hidup kita? Mari berdoa dan mengambil waktu hening bersama dengan Tuhan, agar kita belajar memahami apa maksud Allah dalam hidup kita. Selamat hidup Taat





