Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Silsilah

Selasa, 8 September 2020
Matius 1:1-17

Sering kali kita mengabaikan silsilah yang terdapat di dalam Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Banyak orang yang merasa ketika membaca silsilah dalam Alkitab merasa bosan. Namun dalam bacaan kita hari ini, kita akan memperhatikan silsilah Tuhan Yesus untuk memperlihatkan tentang siapa saja leluhurNya. Dari silsilah Tuhan Yesus ini, ada hal-hal yang bisa kita pelajari. Pada silsilah Tuhan Yesus, di sana ditulis dengan jujur dan apa adanya siapa saja yang menjadi leluhur Yesus: tidak hanya orang yang dihormati, memiliki kedudukan dan pengaruh, tetapi juga orang yang memiliki sejarah hidup yang kelam dan bahkan berasal dari luar bangsa Yahudi.

Orang-orang Yahudi sangat membanggakan kemurnian bangsa mereka. Mereka menganggap diri lebih tinggi daripada bangsa lain. Silsilah Yesus mungkin cukup mengagetkan bagi orang-orang Yahudi. Yesus ternyata tidak sepenuhnya berasal dari keturunan Yahudi. Tamar dan Rahab adalah penduduk Kanaan, Ruth orang Moab, Isteri Uria (Batsyeba) orang Het. Belum lagi kisah hidup Tamar yang berzinah dengan Yehuda, mertuanya dan Batsyeba, isteri Uria yang diajak berzinah oleh Daud.

Itu semua menunjukkan bahwa Tuhan sungguh peduli kepada semua
manusia. Karya Tuhan tidak dibatasi oleh keberadaan dan pelanggaran manusia. Bagaimana dengan kita? Apakah ada di antara kita yang berasal dari keluarga yang tidak bahagia? Masa lalu yang kelam? Kesalahan fatal yang masih mengganggu pikiran? Silsilah Tuhan Yesus mengingatkan kita untuk berani mengakui dan merengkuh semua itu. Kita tidak mungkin mengubahnya, tetapi kita bisa menyikapinya dengan bijaksana. Jika Tuhan Allah saja tidak membeda-bedakan manusia, mengapa justru kita sering membeda-bedakan manusia yang memang berbeda-beda. Marilah kita saling menghormati sebagai sesama ciptaan Tuhan Allah, sebagai sesama manusia yang memiliki kekurangan.

Tetap jaga kesehatan jiwa dan raga.
Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan