Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

REFLEKSI

Selasa, 26 Maret 2024
Matius 26 : 14 – 16
Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala. Ia berkata: “Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?” Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

Setelah membaca kisah pengkhianatan Yudas, kita sering berfikir. Tega sekali Yudas mengkhianati Tuhan Yesus. Kok bisa-bisanya Yudas pergi menemui imam-imam kepala dan menawarkan diri untuk menyerahkan Tuhan Yesus dengan ganti uang, padahal mereka sudah bersama kurang lebih selama 3 tahun, pergi bersama ke berbagai tempat, melewati suka duka pelayanan. Kok bisa-bisanya Yudas tega menyerahkan gurunya. Mungkin di antara kita pernah ada yang berfikir seperti itu.

Bacaan hari ini mengajak kita untuk berefleksi, melihat kembali ke dalam kehidupan kita. Ternyata tidak hanya Yudas yang kebangetan sampai menyerahkan gurunya. Kitapun sebenarnya tak jauh beda dengan Yudas. Kurang baik apa Tuhan Yesus kepada kita, hingga Ia rela disiksa dan disalibkan untuk kita. Tetapi apa yang kita lakukan setelah diselamatkan. Sering kali kita mengkhianatiNya, baru saja meminta pengampunan, eh diulangi lagi. Katanya janji mau setia, eh ingkar janji lagi. Padahal Tuhan sudah begitu baiknya kepada kita. Kok bisa-bisanya kita mengkhianatiNya.

Dalam Minggu Suci ini kita diajak untuk menghayati pengorbanan Kristus di kayu salib dan menjadikan anugerah keselamatan itu sebagai kekuatan untuk tetap setia kepada Kristus. Selamat berefleksi.

Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan