Prinsip Pemimpin
Ulangan 17:19-20
“Itulah yang harus ada di sampingnya dan haruslah ia membacanya seumur hidupnya untuk belajar takut akan TUHAN, Allahnya, dengan berpegang pada segala isi hukum dan ketetapan ini untuk dilakukannya, supaya jangan ia tinggi hati terhadap saudara-saudaranya, supaya jangan ia menyimpang dari perintah itu ke kanan atau ke kiri, agar lama ia memerintah, ia dan anak-anaknya di tengah-tengah orang Israel.”
Pemimpin adalah seseorang yang mampu memberikan pengaruh bagi kehidupannya sendiri dan orang lain. Tentu yang diharapkan memberikan pengaruh baik yang membawa dalam kemajuan dan kebaikan. Tapi sayangnya, pengaruh baik tidak diberikan dari pemimpin atau raja bangsa Israel kepada bangsanya. Dikisahkan sebenarnya Tuhan sendirilah yang memimpin bangsa Israel, tetapi Tuhan mengizinkan mereka untuk mengangkat seorang raja ketika mereka akan masuk ke tanah Kanaan dan mendudukinya. Tetapi sayangnya pemimpin bangsa Israel tidak semakin membawa bangsa Israel menjadi lebih baik, malahan sejak bangsa Israel memiliki seorang raja, justru kehidupan kerohanian bangsa Israel semakin merosot. Mereka jatuh dalam penyembahan berhala, semakin jauh dari Tuhan. Walaupun mungkin disisi lain, karena bangsa Israel memiliki karakter sebagai bangsa pemberontak. Tetapi tetap saja seorang raja atau pemimpin memiliki pengaruh yang cukup kuat bagi mereka.
Oleh karena itu dalam bacaan kita menunjukkan beberapa prinsip bagaimana menjadi pemimpin yang berkenan dihapadan Tuhan. Yaitu sadar bahwa ia adalah pilihan Tuhan dan menjaga kesetiaan dengan dasar firman Tuhan yang mampu membawa pada sebuah kebaikan. Menjadi pemimpin tidak hanya berbicara mengenai pangkat di dalam pekerjaan atau organisasi, tetapi menjadi pemimpin atas diri sendiri dan terlebih keluarga. Kita ini adalah pilihan Tuhan yang diberi anugerah untuk memimpin diri kita sendiri dan kelurga. Selayaknya kita bersyukur dan setia dengan setiap peran kita dengan memberikan pengaruh yang baik, hidup dalam kebaikan dan cinta bagi diri kita sendiri dan keluarga kita dengan dasar firman Tuhan.
Ingatlah, kita adalah pilihan Tuhan. Maka jadilah pemimpin yang setia dan membawa pengaruh baik bagi diri sendiri, keluarga dan sesama.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.





