Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu

Perjumpaan yang Mengubahkan

Selasa, 28 Juli 2020
Lukas 19: 1 – 10

Gaji yang diterima oleh pemungut cukai seperti Zakheus adalah selisih jumlah uang yang disepakati dengan pemerintah Roma dan yang berhasil ditagih. Karena itu, tidak heran jika sering kali para pemungut cukai menagih berkali-kali lipat dari jumlah yang telah ditentukan oleh pemerintah. Mereka dianggap sebagai lintah darat dan tidak disukai oleh banyak orang.

Dan setelah berjumpa dengan Yesus, Zakheus dengan berani bisa berkata bahwa dia akan mengembalikan empat kali lipat dari uang orang yang pernah diperasnya.”Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat” (Luk. 19:8). Ini berarti dia siap untuk jatuh miskin. Tindakan yang cukup berani untuk seorang pemungut cukai.

Tindakan ini muncul dari iman yang mulai bertumbuh dalam diri Zakheus sebagai respon dari tindakan Yesus yang berani menyapa Zakheus ”Aku harus menumpang di rumahmu” (Luk. 19:5). Yesus, yang diikuti banyak orang itu memanggil Zakheus dan ingin menumpang di rumahnya. Yesus menganggapnya sebagai sahabat dan tindakan ini membuat Zakheus tersentuh.

Perjumpaan dengan Yesus dan sapaanNya mengubah hidup Zakheus. Melalui kisah ini kita diajak berefleksi untuk meneladani Tuhan Yesus. Walaupun saat ini perjumpaan secara fisik dibatasi, namun kita masih bisa melakukan perjumpaan virtual. Lalu bagaimana perjumpaan (baik langsung atau virtual) kita dengan orang-orang di sekitar kita? Apakah ketika mereka berjumpa dengan kita, kita dapat menularkan dampak positif? Apakah kita menambah semangat hidup mereka?
Selamat berefleksi

Tetap jaga kesehatan lahir dan batin
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan