Pandai dan Berhikmat
Amsal 1:1-7
“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan” (Ayat 7)
Saudara,
Mengapa kita harus sekolah atau menempuh pendidikan? Tentu tujuannya supaya menjadi orang pandai yang bangak pengetahuannya. Tetapi sayangnya sering kali banyak orang pandai tapi tidak BERHIKMAT.
Apa sih bedanya PANDAI dan BERHIKMAT?
Pandai tentu kita tahu yaitu kondisi manusia yang memiliki banyak pengetahuan di dalam hidupnya. Dan berhikmat sendiri adalah kemauan untuk melihat dan mendengarkan Tuhan. Orang yang tidak mendengarkan Tuhan, Sang Sumber hikmat, adalah orang yang tidak takut kepada Tuhan.
Apalah artinya jika orang pandai tetapi tidak berhikmat?
Sama saja dia adalah orang bodoh yang tidak mau mendengarkan suara Tuhan dan berjalan di dalam kehendak Tuhan.
Banyak orang kaya tapi tidak berhikmat, yaitu ketika ia menjadi orang yang kikir dan tidak mau berbagi.
Banyak orang pintar dalam ilmu tapi dia tidak menggunakan kepintarannya untuk hal yang baik dan membangun.
Banyak orang pandai dalam hal pengetahuan tetapi ia tidak berhikmat dengan melakukan kejahatan.
Sama saja mereka ini adalah orang bodoh yang tidak berhikmat.
Maka, marilah menjadi orang yang berhikmat!
Senantiasa melihat dan mendengarkan Tuhan di dalam kehidupan kita, sehingga kita mampu berjalan di dalam kehendak Tuhan.
Tuhan memberkati. Amin.





