Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Penyebar Optimisme

Amsal 23: 18

“Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

Diantara bapak ibu apakah ada yang tidak memiliki sosial media? Seperti facebook, Instagram atau whatsapp. Berapa sering kita meneruskan berita-berita terkini melalui fitur story? Apa yang biasanya sering diposting? Gosip atau hal yang positif? Bersyukur jika bapak ibu lebih sering memposting hal-hal baik, dan bukan hal negative yang menimbulkan kebencian atau pesimisme.

Firman Tuhan menyatakan suatu jaminan akan masa depan kita dengan harapan yang tidak akan hilang. Yeremia menegaskan akan hal ini ketika menyatakan bahwa Tuhan memiliki rancangan yang indah dan penuh harapan bagi masa depan umat-Nya (Yer. 29:11). Suatu janji yang diperkuat dengan janji lainnya yang berkata bahwa Tuhan sendiri akan menyertai umat-Nya sampai akhir zaman (Mat. 28:20). Jika memang demikian, bukankah tak ada alasan untuk pesimistis dalam menjalani hidup ini? Sebaliknya, sudah selayaknya bagi orang percaya untuk menyuarakan atau menuliskan pesan yang membangkitkan harapan dan optimisme kepada sekelilingnya. Ya, tidak ada harapan yang lebih kuat atau lebih baik selain harapan di dalam Tuhan.

Menyebarkan pesimisme dapat memudarkan harapan dan semangat hidup orang lain. Namun, optimisme dan harapan dapat membangkitkan semangat hidup kita dan orang-orang yang ada di sekitar kita. Sudahkah kita menjadi penyebar optimisme dan harapan bagi orang lain? Kita tidak diundang untuk menyebarkan kabar buruk keputusasaan, tetapi kabar baik yang penuh pengharapan akan pemeliharaan Tuhan. Amin

Tinggalkan Balasan