Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

PENGIKUT YANG BENAR

LUKAS 14:16-18

“Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang. Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap. Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf. Yang pertama berkata kepadanya: Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan.”

Kita semua pasti pernah bepergian bersama-sama dengan rombongan. Baik dengan teman bahkan saudara. Tentu sangat menyenangkan jika semua orang sudah siap. Tetapi sangat menyebalkan jika kita menjemput teman seperjalanan kita, tetapi ia belum siap. Kita harus menunggunya mandi, berdandan, dan menyiapkan perlengkapannya. Apalagi jika ternyata tanpa pemberitahuan dan alasan yang masuk akal, ia membatalkan keikutsertaannya. Betapa kecewanya dan menyebalkan! 

Dalam bacaan kita, Tuan rumah yang mengundang perjamuan tentunya juga merasakan kekecewaan yang sama. Orang-orang sudah diundang jauh-jauh hari. Perjamuan sudah disiapkan sebaik-baiknya. Ketika tiba waktunya, orang-orang yang diundang lebih memilih kepentingan mereka sendiri daripada datang ke perjamuan itu. Bukankah mengecewakan? Penolakan itu menunjukkan bahwa orang-orang itu menganggap sepele perjamuan itu dan pengundangnya. Mereka tidak menganggap penting untuk datang. Mereka tidak menganggap pengundangnya sebagai orang penting atau perlu ditanggapi serius.

Mengikut Tuhan tentunya tidak boleh seperti itu. Tuhan harus selalu menjadi yang paling utama. Tidak ada satu kepentingan pun yang lebih utama daripada kehendak Tuhan. Saat Tuhan menghendaki kita untuk menjadi pelayanNya, itulah hal yang harus dilakukan. Saat Tuhan menghendaki kita menjadi alatNya, itu pula yang harus dijalani. Demikian pula dengan hal-hal lain. Tuhan memanggil kita turut dalam pekerjaanNya maka sambut dan tanggapilah dengan sukacita! Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan