PASIR ATAU BATU?
Kamis, 30 Juni 2022
Matius 7 : 26
“Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.”
Sekilas ketika mendirikan bangunan di atas pasir atau batu sepertinya tidak ada masalah. Namun, ketika bangunan itu mengalami ujian berupa terpaan hujan dan badai, akan terbukti dasar manakah yang kuat menopang bangunan di atasnya. Tuhan Yesus menyamakan orang yang mendengar sabda-Nya tetapi tidak melakukannya seperti orang yang mendirikan rumah di atas pasir. Pada masa-masa tenang mungkin tak terlihat ada masalah, tetapi ketika badai hidup menerpa maka akan terlihat seberapa kuat fondasi hidupnya. Tanpa dasar yang kokoh, bangunan semegah apapun akan mudah hancur.
Penekanan Tuhan Yesus pada bagian *melakukan firman* menjadi kunci. Tidak cukup bagi orang percaya dengan hanya sebatas mendengar, mengerti, atau menghafal firman Tuhan saja. Selama firman itu tidak dilakukan, maka tidak menambah kekuatan terhadap fondasi kehidupan orang percaya. Bagaimana kira-kira kekuatan fondasi kehidupan kita? Apakah firman Tuhan yang kita terima setiap hari baru sekedar kita dengar dan baca? Atau juga sudah kita lakukan? Bagaimana fondasi iman kita masih sangat rapuh seperti pasir atau cukup kuat seperti batu karang? Waktu dan ujian kehidupan yang akan membuktikan semuanya. Amin.
Selamat beraktivitas
Tuhan memberkati





