NGANA YA NGANA, NING AJA NGANA
Kamis, 9 Maret 2023
Galatia 5 : 13
Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.
Ketika kita memperhatikan burung-burung yang terbang di udara, mungkin dalam hati kita pernah berfikir : *Wuah… Enak ya jadi burung-burung itu. Dia bisa bebas pergi ke sana ke mari, terbang ke mana yang ia mau. Tidak seperti saya di sini yang tidak bebas melakukan yang saya mau, saya harus melakukan ini dan itu. Saya pingin bebas seperti burung-burung itu.* BEBAS menjadi salah satu keinginan yang diimpikan oleh banyak orang. Bebas melakukan apa yang dia mau. Bebas pergi ke mana ia inginkan. Setiap orang ingin bebas dan dibebaskan.
Begitu pula dengan kita, kita menginginkan dibebaskan/dimerdekakan dari hukuman maut. Sungguh bersyukur cinta kasih Allah membebaskan/memerdekakan kita dari hukuman ini. Kita tidak dihukum. Tapi : *NGANA YA NGANA, NING AJA NGANA*. Nasihat sederhana ini menjadi pengingat bagi kita bahwa kita dibebaskan/dimerdekakan dari hukuman maut bukan berarti kemudian kita menjadi bebas yang tidak beraturan, bebas yang sak karepe dhewe. Nggak papalah sekarang saya melakukan dosa, nanti tinggal bertobat saja. *BUKAN itu yang dikehendaki Allah.*
Kita sudah dimerdekakan/dibebaskan oleh cinta kasih Allah. Oleh karena itu, mari kita jadikan cinta kasih Allah ini sebagai inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menjadi manusia yang setia dan penuh kasih bukan manusia yang sak penake dhewe. NGANA YA NGANA, NING AJA NGANA. Amin.
Selamat beraktivitas
Tuhan memberkati





