Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Mengucap Syukur

Mazmur 111

“Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati,

dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah. Besar perbuatan-perbuatan TUHAN, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya. Agung dan bersemarak pekerjaan-Nya, dan keadilan-Nya tetap untuk selamanya. Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan-Nya peringatan; TUHAN itu pengasih dan penyayang.

Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya. Kekuatan perbuatan-Nya diberitakan-Nya kepada umat-Nya,

dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa.

Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh, kokoh untuk seterusnya dan selamanya,

dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran. Dikirim-Nya kebebasan kepada umat-Nya, diperintahkan-Nya supaya perjanjian-Nya itu untuk selama-lamanya; nama-Nya kudus dan dahsyat. Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.”

Sudahkah saudara mengawali hari ini dengan bersyukur? Atau malahan sudah mengawalinya dengan raut muka kesal dan banyak keluhan-keluhan? 

Di awal mazmur ini pemazmur mengungkapkan kesungguhan hatinya untuk bersyukur kepada TUHAN. Bahkan ia ingin mengajak kepada banyak orang disekitarnya untuk bersyukur bersama. Pemazmur menyelidiki perbuatan-perbuatan TUHAN dalam kehidupan umat-Nya. TUHAN itu pengasih dan penyayang! Ia memberikan rezeki kepada semua orang yang takut akan TUHAN, Ia memberikan kekuatan dan hikmat bagi umat-Nya. Tujuannya adalah supaya umat Tuhan mengenal Dia sebagai Allah yang adil dan benar, sekaligus pengasih dan penyayang.

Lalu saat ini sudahkah kita menyelidiki perbuatan-perbuatan TUHAN di dalam kehidupan kita dan merenungkannya, sehingga ada rasa syukur yang melimpah dalam hati kita. Jika kita mampu merenungkan kebaikan Tuhan, maka dampaknya dapat terlihat dari kehidupan kita. Hidup penuh syukur dan menghormati Dia dengan jalan hidup yang berhikmat. Bersyukurlah…dan berhikmatlah di dalam Tuhan. Karena pekerjaan-pekerjaanNya sungguh besar di dalam kehidupan kita. Ia Allah yang adil dan benar, tentunya Pengasih dan Penyayang. Selamat bersyukur dan berhikmat. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan