Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Introspeksi

Selasa, 2 Februari 2021

Kejadian 42:36
Dan Yakub, ayah mereka, berkata kepadanya: “Kamu membuat aku kehilangan anak-anakku: Yusuf tidak ada lagi, dan Simeon tidak ada lagi, sekarang Benyamin pun hendak kamu bawa juga. Aku inilah yang menanggung segala-galanya itu!”

INTROSPEKSI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, introspeksi adalah peninjauan/koreksi terhadap (perbuatan, sikap, kelemahan, kesalahan, dan sebagainya) diri sendiri.
Introspeksi diperlukan agar kita menjadi lebih bijak, tidak memandang masalah hanya dari sudut yang menguntungkan posisi diri kita sendiri saja, tidak mudah menyalahkan orang lain, melainkan memandang masalah dari berbagai sudut secara seimbang.

Ayat 36 dalam bacaan hari ini, dikatakan Yakub kepada anak-anaknya ketika mereka meminta ijin agar Benyamin ikut mereka menghadap Yusuf yang saat itu berkuasa di Mesir demi membuktikan bahwa mereka adalah orang-orang yang jujur dan untuk mengambil kembali Simeon yang saat itu ditinggal di Mesir sebagai jaminan. Dalam ayat ini terlintas Yakub tidak menyadari bahwa perlakuannya yang mengistimewakan Yusuf telah membuat saudara-saudara Yusuf merasa cemburu dan berakhir dengan dijualnya Yusuf sebagai budak untuk dibawa dan dijual lagi ke negeri Mesir. Sayangnya, kehilangan Yusuf tidak membuat Yakub sadar dan berubah. Dia kemudian mengistimewakan Benyamin sebagai pengganti Yusuf. Yakub tidak berintrospeksi dan kembali melukai hati anak-anaknya dengan menuding mereka sebagai penyebab tidak adanya Yusuf dan Simeon.

Satu bulan sudah kita lalui di tahun 2021, apa yang terjadi dengan diri kita? Sudahkah diri kita menjadi lebih baik? Kita diajak untuk melihat ke dalam diri kita sendiri: apa yang sudah kita lakukan. Introspeksi itu penting, supaya kita tidak cenderung menjadi orang yang menganggap diri kita selalu benar dan yang salah selalu orang lain. Karena setiap orang tidak mau disalahkan. Orang yang disalahkan akan berusaha menyalahkan orang lain lagi. Bila kita ingin bebas dari suasana saling menyalahkan, kita harus belajar introspeksi : Jangan-jangan bukan orang lain yang salah, melainkan diri kita sendiri!

Selamat berintrospeksi
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan