MENGAMPUNI DAN MELUPAKAN
Kamis, 25 Agustus 2022
Roma 4 : 7 – 8
“Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya, dan yang ditutupi dosa-dosanya; berbahagialah orang yang dosanya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya.”
Ada orang yang berpendapat bahwa mengampuni harus disertai dengan melupakan. Tapi pada kenyataannya ingatan kita tidak seperti isi/aplikasi di HP yang bisa kita hapus semau kita. Jika demikian, apakah itu berarti kita tidak bisa mengampuni?
Dalam bacaan hari ini disebutkan bahwa diampuni adalah ditutupi dosanya dan tidak diperhitungkan kesalahannya. Artinya ketika Tuhan mengampuni kita, Tuhan tidak melupakan dosa kita, Tuhan mengingatan dosa kita. Tetapi Tuhan menutupnya dengan kasih pengampunanNya.
Ketika kita mengampuni seseorang, kita masih mungkin untuk mengingat dan tidak bisa melupakan kesalahan orang tersebut. Tetapi ketika kita benar-benar mengampuni, walaupun kita masih ingat, ingatan itu tidak mengganggu relasi kita dengan orang itu. Mengampuni itu bukan tentang melupakan, tetapi tentang pulihnya hubungan. Mengampuni adalah menyikapi kesalahan sedemikian rupa sehingga kesalahan itu tidak lagi mengganggu relasi. Mari kita belajar untuk mengampuni karena kita telah lebih dulu diampuni oleh Tuhan. Amin.
Selamat beraktivitas.
Tuhan memberkati





