Mendengar Tetapi Tidak Melakukan
Yehezkiel 33:32
“Sungguh, engkau bagi mereka seperti seorang yang melagukan syair cinta kasih dengan suara yang merdu, dan yang pandai main kecapi; mereka mendengar apa yang kauucapkan, tetapi mereka sama sekali tidak melakukannya.”
“Masuk telinga kiri, keluar telinga kanan”. Ungkapan ini sering kita dengar dan ingin menjelaskan keadaan seseorang yang pura-pura atau seolah-olah mendengarkan namun sesungguhnya tidak. Keadaan ini tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan oleh bangsa Israel di pembuangan.
Bangsa Israel yang masih tinggal di Yehuda berpikir bahwa mereka masih bisa memiliki negeri itu menjadi milik mereka. Justru Tuhan tidak menghendaki itu. Tuhan memusnahkan mereka karena mereka juga berbuat dosa, menyembah berhala, dan tidak taat kepada Tuhan. Tuhan membuat tanah Yehuda atau Yerusalem akan sunyi sepi karena dosa-dosa Israel, supaya Israel kembali mengakui Dia sebagai Tuhan. Menurut bangsa Israel yang berada di pembuangan, mereka menganggap bahwa Yehezkiel adalah penghibur yang baik. Mereka seolah-olah mendengarkan firman Tuhan yang disampaikan, namun sebenarnya tidak. Mereka tidak memperhatikan dan melakukan firman Tuhan. Mereka suka dengan firman Tuhan tentang pemulihan di masa depan dan nubuat melawan bangsa-bangsa, namun mereka tetap berbuat jahat. Ketika saat penghakiman datang, saat pemenuhan dari nubuat Yehezkiel, mereka baru sadar dan mengakui bahwa Yehezkiel adalah nabi Allah yang benar.
Sering kita mendengar, mengetahui dan mengerti kehendak Tuhan, namun kita tidak melakukannya. Tuhan menginginkan kita taat pada kehendakNya. Jadilah pelaku firmanNya, bukan pendengar saja. Tidak hanya berhenti seberapa banyak ayat yang kita hafal dan fasih kita ucapkan, tetapi LAKUKAN! Tuhan ingin kita hidup taat pada kehendakNya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.





