Kamis, 8 Oktober 2026
1 Raja Raja 17 : 22
_"TUHAN mendengarkan permintaan Elia itu, dan nyawa anak itu pulang ke dalam tubuhnya, sehingga ia hidup kembali._
*Mendengar dan Didengar*
Banyak orang lebih suka didengar daripada mendengar. Sikap ini sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Manusia lebih sering ingin didengar oleh sesamanya karena takut merasa diabaikan dan dianggap tidak penting. Namun sikap mendengar juga sama pentingnya. Ketika kita mendengar, kita menghargai orang lain. Selain itu, mendengar juga membuat kita menjadi lebih bertumbuh, peka dan belajar dari orang lain. Sikap ingin didengar dan mendengar menjadi dua hal penting dalam kehidupan. Oleh karena itu, kita akan belajar hal itu melalui nabi Elia.
Ada puluhan nabi yang hidup sezaman dengan Elia, tetapi Allah memakai Elia melebihi semua nabi-nabi itu. Kemunculan awal Elia telah memberi indikasi eratnya hubungan Elia dengan Allah. Ada hubungan timbal balik antara Allah dengan Elia. Elia mendengarkan Allah dan Allah mendengarkan Elia.
Ketika Allah berfirman, memberi tugas dan perintah kepada Elia, ia taat sepenuhnya dan melakukannya tanpa bersungut-sungut. Elia mau mendengar dan memegang firman Tuhan di dalam hidupnya. Hal inilah yang membuat Elia berkenan dan memiliki keistimewaan di mata Tuhan daripada nabi-nabi lain yang sezaman dengannya.
Oleh karena kehidupan Elia yang mau mendengar firman dan taat sepenuhnya, permohonan dan doa Elia didengar oleh Allah. Ketika Elia memohon kepada Allah untuk mengembalikan nyawa anak seorang janda di Sarfat, Allah mengabulkan permintaannya. Ketika anak itu hidup kembali, janda tersebut mengakui kebesaran Allah dan juga kenabian Elia.
Sikap Elia yang mau mendengar dan taat pada firman Tuhan, membuat dirinya didengar oleh Allah. Sikap inilah yang harus kita terapkan dalam kehidupan keluarga kita masing-masing. Seringkali kita menginginkan seluruh doa dan permohonan kita didengar oleh Allah. Namun setelah berdoa, apakah kita mau mendengar firman Tuhan dan tetap setia melakukannya dalam kondisi apapun? Jangan hanya ingin didengar oleh Allah, tetapi juga mau mendengarkan firmanNya. Dengan begitu kita akan menjadi Elia-Elia masa kini, yang mau mendengar dan didengar oleh Allah.
Tuhan Yesus memberkati, amin.
Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua
0 Komentar
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar.