Rabu, 7 Oktober 2026
Lukas 6:36
“Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.”
“Hendaklah kamu murah hati.”
Menjadi murah hati bukan hanya soal memberikan sesuatu kepada orang lain. Murah hati juga berarti memiliki hati yang mau memahami, mengampuni, menolong, dan tidak cepat menghakimi satu sama lain. Dalam kehidupan sehari-hari, hal seperti ini sering kali tidak mudah. Ada orang yang mungkin membuat kita kecewa, ada perkataan yang melukai hati, atau ada sikap seseorang yang membuat kita sulit untuk memahami. Namun, firman Tuhan mengingatkan kita untuk tetap belajar murah hati.
Yesus memberikan dasar yang jelas yakni “sama seperti Bapamu adalah murah hati.” Artinya bahwa kemurahan hati yang kita tunjukkan kepada orang lain bukan semata-mata karena orang itu pantas menerimanya, tetapi karena terlebih dahulu kita sudah mengalami kemurahan hati Tuhan. Tuhan tidak memperlakukan kita berdasarkan kesalahan dan kekurangan kita saja. Ia tetap memberikan kesempatan, pengampunan, dan pertolongan. Karena itu, kita pun dipanggil untuk membawa kemurahan hati itu dalam hubungan kita dengan orang lain.
Mungkin hari ini ada orang yang sedang membutuhkan pertolongan kita. Mungkin juga ada seseorang yang sebenarnya hanya membutuhkan sedikit pengertian, sebuah sapaan, atau kesediaan kita untuk mendengarkan. Marilah kita belajar tidak terlalu cepat menilai dan tidak terlalu mudah membalas ketika hati kita disakiti. Kiranya melalui perkataan dan tindakan sederhana kita, orang lain dapat merasakan kemurahan hati Tuhan. Sebab menjadi murah hati bukan berarti kita lemah, tetapi kita sedang belajar hidup seperti Bapa yang terlebih dahulu telah bermurah hati kepada kita.
Amin. Tuhan memberkati.
Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua
0 Komentar
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar.