Senin, 12 Oktober 2026
Galatia 6:7
_“Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”_
*Menabur Kebaikan, Menuai Kebaikan*
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali tidak menyadari bahwa hal-hal kecil yang kita lakukan dapat membawa pengaruh bagi orang lain. Sebuah perkataan dapat menguatkan hati, sikap yang ramah dapat membuat orang merasa diterima, dan pertolongan sederhana dapat membawa sukacita bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan. Begitupun sebaliknya, perkataan yang menyakitkan dan tindakan yang tidak bijaksana juga dapat meninggalkan luka. Kita perlu menyadari bahwa setiap pilihan dan tindakan kita memiliki dampak, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang-orang di sekitar kita.
Firman Tuhan dalam Galatia 6:7 mengingatkan bahwa apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai. Hal ini mengajak kita untuk berhati-hati dalam menjalani kehidupan. Jika kita ingin mengalami kebaikan dalam hubungan dengan sesama, kita pun perlu belajar menanamkan kebaikan terlebih dahulu. Memang, tidak semua kebaikan yang kita lakukan akan langsung dibalas dengan kebaikan. Ada kalanya kita sudah berusaha bersikap baik, tetapi justru mendapat tanggapan yang kurang menyenangkan. Namun, kebaikan tidak seharusnya bergantung pada bagaimana orang lain memperlakukan kita. Kita melakukan kebaikan karena itulah yang berkenan kepada Tuhan.
Oleh karena itu, marilah kita memulai dari hal-hal sederhana yang dapat kita lakukan hari ini. Memikirkan apakah perkataan kita membangun atau justru melukai dan mertimbangkan apakah tindakan kita membawa manfaat bagi orang lain. Setiap perbuatan akan kembali kepada kita. Untuk itu, fokuskan diri kita pada, berpikir baik, berkata baik, berhati baik, dan berbuat baik. Tuhan memampukan kita. Amin
Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua
0 Komentar
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar.