Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Koper Kosong

Selasa, 1 September 2020
Efesus 5: 15 – 21

Ada sebuah gambaran percakapan antara seseorang yang sudah meninggal dengan Tuhan tentang sebuah koper.
Tuhan : “Mari kita pergi ke surga”
Manusia : “Begitu cepat? Tapi aku masih punya banyak rencana.”
Tuhan: “Maaf, waktumu sudah habis, saatnya untuk pergi.”
Manusia : “Apakah isi koper yang Engkau pegang itu Tuhan ?”
Tuhan : “Koper ini adalah milikmu”
Manusia : “Milikku? Maksudnya Tuhan? Apakah berisi barang berharga milikku, seperti baju, uang, perhiasanku?”
Tuhan: “Bukan, barang – barang itu, tidak pernah menjadi milikmu. Itu semua adalah milik dunia.”
Manusia : “Atau apakah berisi ingatan dan kenangan?”
Tuhan : “Bukan, itu adalah milik waktu.”
Manusia : “Apakah bakat dan kesuksesan?”
Tuhan : “Bukan, bakat dan kesuksesanmu adalah anugerahKu kepadamu.”
Manusia : “Apakah keluargaku ?”
Tuhan: “Tidak juga, keluargamu milik hatimu.”
Manusia : “Kalau begitu pasti tubuhku.”
Tuhan : “Tidak, tubuhmu adalah milik debu tanah.”
Manusia : “Jika demikian isinya tentu jiwaku.”
Tuhan : “Kamu salah besar nak, sebab jiwamu itu milikKu.”
Tuhan kemudian akhirnya menyerahkan koper itu. Dengan kebingungan manusia membuka koper tersebut dan sangat terkejut ternyata KOPER ITU KOSONG. Dengan kecewa dan berlinang airmata, manusiapun bertanya kepada Tuhan.
Manusia : Tuhan, koper ini kosong, apakah dengan koper yang kosong ini Tuhan hendak mengatakan bahwa aku tidak pernah memiliki apapun? ”
Tuhan : “Ya, benar… sesungguhnya kamu memang tidak pernah memiliki apapun”
Manusia : “Lalu …, apakah yang selama ini menjadi menjadi milikku, Tuhan … ? ”
Tuhan : “WAKTU! Saat kamu hidup …WAKTU itulah milikmu … !”

Efesus 5:15-16 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Hargai dan syukuri berkat yang Tuhan berikan : keluarga, sahabat, pekerjaan, sekolah, kesehatan, dll. Mari hargai, isi, dan pergunakan waktu yang masih kita miliki untuk melakukan hal-hal baik.
Selamat memasuki bulan September!
Tetap jaga kesehatan jiwa dan raga.
Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan