Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Kekayaan Sejati

Amsal 8:11-12

“Karena hikmat lebih berharga dari pada permata, apapun yang diinginkan orang, tidak dapat menyamainya. Aku, hikmat, tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan.”

Tolak ukur orang dapat dikategorikan kaya biasanya dilihat dari banyaknya materi yang ia miliki. Uang yang banyak, mobil banyak, rumah megah, penampilannya elite dan gaya hidup mewah. Mungkin itu yang sering kita bayangkan dan pikirkan ketika menilai bahwa orang tersebut kaya. 

Pada bacaan kita juga berbicara tentang kekayaan. Tetapi apakah kekayaan dalam kitab Amsal ini seperti yang saya sebutkan diatas tolak ukurnya? 

Saudara yang terkasih, melalui Kitab Amsal ini Salomo sedang mengungkapkan bahwa kekayaan yang sejati adalah ketika kita memiliki Hikmat yang dari TUHAN, sebab ketika kita memiliki Hikmat TUHAN, maka hikmat TUHAN akan membuat kita memiliki pikiran yang tajam, cerdas, pandai, berpengetahuan dan bijaksana. Oleh karena itu melalui Kitab Amsal ini, Salomo mengatakan bahwa Hikmat Tuhan begitu tak ternilai, sehingga melampaui permata apapun, karena Hikmat TUHAN jauh lebih berharga dari pada permata, apapun yang diinginkan orang, tidak dapat menyamainya. 

Hikmat dari TUHAN akan membuat kita menjadi pribadi takut akan TUHAN. Membenci kejahatan, kesombongan, kecongkakan, dan ketidakadilan. Hikmat dari TUHAN membuat kita memiliki kuasa untuk melakukan kebenaran dan keadilan. Tidak hanya tahu yang baik dan benar, tetapi melakukan kebaikan, kebenaran dan keadilan. Itulah kekayaan sejati yang seharusnya senantiasa kita miliki di dalam hidup kita. 

Hikmat yang dari TUHAN akan membuat kita memiliki kekayaaan yang sejati yang jauh lebih berharga dari pada permata apapun. Selamat berhikmat. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan