Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Kasih Tanpa Batas

Kisah Para Rasul 10:34

“Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: “Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.”

Ada sebuah peribahasa bagai Air dan Minyak. Artinya dua hal yang berbeda tidak bisa dipersatukan. Perbedaan bagaikan air dan minyak ini juga terjadi antara Petrus dan Kornelius. Yang satu orang Yahudi, yang satu orang Romawi (kita tahu bahwa mereka bermusuhan secara sosial-politis dan posisi). Orang Yahudi adalah orang awam, satunya lagi orang Romawi adalah tentara. Dari sisi kekuatan, Yahudi lemah dan satunya lagi Romawi, kuat karena bersenjata. Bisa jadi perbedaan itu membuat mereka tidak bisa bersatu, bak air dan minyak. 

Tetapi ternyata ada satu hal yang menyatukan mereka : keduanya mendapat inspirasi dari Roh Kudus. Petrus mendapatkan penglihatan, sementara Kornelius mendapat pesan untuk mengundang Petrus ke rumahnya. 

Mereka sangat berbeda tetapi ada sesuatu yang lebih besar dari mereka sehingga mempertemukan mereka. Roh Kudus melalui jembatan kasih bekerja untuk menyatukan perbedaan. 

Hidup kita saat ini, juga berhadapan dengan banyak perbedaan. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang memiliki kesamaan yang sempurna. Maka yang perlu kita lakukan adalah mewujudkan kasih tanpa batas. Tidak jatuh pada sekat-sekat, tapi mengasihi semua orang meskipun berbeda. Apalagi dalam

Konteks kita sebagai warga Indonesia, banyak suku, agama, latar belakang, yang perlu kita wujudkan adalah Kasih yang tanpa batas. Biarkan Roh Kudus berkarya dan menguasai hati kita untuk mewujudkan kasih tanpa batas. Selamat berbagi kasih. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan