Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

JANGAN TOLAK DIA

Lukas 4:21-24

“Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: “Bukankah Ia ini anak Yusuf?” Maka berkatalah Ia kepada mereka: “Tentu kamu akan mengatakan pepatah ini kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang kami dengar yang telah terjadi di Kapernaum!” Dan kata-Nya lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.”

Sikap manusia sering sekali mudah berubah-ubah, diibaratkan seperti air yang mengikuti bentuk wadahnya. Memang ada sisi baiknya yaitu mudah menyesuaikan diri, akan tetapi disisi yang lain manusia dapat disebut tidak memiliki pendirian yang tetap. Bahkan dalam menghayati kebaikan TUHAN pun sering berubah-ubah. Untungnya TUHAN tidak seperti manusia yang mudah berubah-ubah, ‘kasih-Nya kekal untuk setiap kita manusia’. 

Orang-orang Nazaret pun mengalami perubahan. Mereka meragukan Yesus si anak tukang kayu yang dapat berkotbah begitu indahnya. Seakan tidak percaya dan tidak menerima akan keberadaan dan pengajaran Yesus ketika bersama-sama dengan mereka. Disitulah menunjukan sifat statis dalam menilai Yesus. Mereka mengira Yesus adalah manusia biasa yang selama ini mereka kenal. Dan persoalan utama mereka adalah salah mengerti tentang Yesus. Ketidakmengertian mereka ini menjadikan mereka tidak mengenal dan menolak Yesus dan bahkan mereka tidak bersedia untuk disadarkan. 

Sesungguhnya dalam hal ini Yesus ingin memberikan pengajaran kepada kita semua tentang paham yang keliru tentang Yesus berdampak pada mengeraskan hati terhadap ajaran-Nya. Hati yang keras tidak mampu merasakan kebaikan dan perubahan yang TUHAN lakukan dalam hidup kita, justru kita akan menolakNya! Maka janganlah keraskan hatimu dan jangan tolak Dia jika kita ingin mengalami keajaiban dari Yesus Kristus. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan