Jangan Takut
Yohanes 16:20
“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.”
Perjuangan seorang ibu ketika mengandung dan melahirkan anaknya sesuatu yang luar biasa hebatnya. Bayangkan saja selama 9bulan 10 hari di dalam rahimnya ada kehidupan yang harus ia jaga, belum lagi merasakan berat yang bertambah dan kesakitan karena pergerakan bayi dan kontraksi. Lebih lagi ketika melahirkan, baik caesar maupun normal. Seorang ibu akan merasakn kesakitan yang luar biasa untuk melahirkan anaknya. Ketika normal pasti saat itu juga ia merasakan sakit yang luar bisa dan caesar ketika setelah pasca operasi. Pada intinya semuanya sakit. Tetapi ketika sang ibu melihat bayinya lahir dengan selamat, kesakitan mereka berganti dengan sukacita yang tak terkira.
Bagaikan seorang ibu yang melahirkan, demikianlah Tuhan Yesus memberikan gambaran, ada dukacita yang akan dialami para murid sebentar lagi. Tuhan Yesus akan ditangkap dan disalibkan, tidak akan bersama para murid lagi. Saat itu, para murid memang belum memahami apa yang Tuhan maksudkan. Tapi, Tuhan Yesus menyiapkan para murid akan dukacita yang sebentar lagi terjadi itu. Dukacita itu tidak akan selamanya, “… tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita”.
Itulah saat ketika kebangkitan Tuhan Yesus dinyatakan. Ada sukacita yang tak dapat dirampas, sukacita yang kekal. Karena itu, penderitaan yang akan dihadapi hanyalah sementara.
Begitu juga dalam hidup kita. Tentu kita tidak mencari-cari supaya hidup kita menderita. Tetapi, ketika penderitaan datang, kita bukanlah orang-orang yang takut untuk menderita. Penderitaan diizinkan Tuhan untuk membawa kita pada sesuatu yang lebih baik. Karena itu, kita tidak takut menderita di dunia, sekaligus kita mengantisipasi penderitaan itu.
Maka, tidak perlu takut menghadapi penderitaan, karena penderitaan akan berlalu diganti sukacita. Ia sendirilah yang akan menolong dan menggantikannya dengan sukacita. Tetap teguh dan percaya semuanya akan baik-baik saja karena Ia menolong kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.





