Jalan Tuhan Tak Terselami
Roma 11:33
“O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!”
“Kok bisa ya?” Agaknya kalimat ini bernada takjub dan sedikit bertanya-tanya akan sesuatu yang terjadi atau yang didapat oleh seseorang tetapi merasa ini diluar pikiran seorang tersebut. Tidak menyangka kalau sesutu itu terjadi atau ia dapatkan. Misalnya, ketika seseorang punya banyak tagihan yang harus dibayar dan uang orang ini tidak cukup untuk membayar semua tagihannya. Tetapi ternyata pada akhirnya ia bisa membayar semua tagihan itu dengan uang pas-pasannya. Sehingga orang ini berkata “Kok bisa ya? TUHAN memang sangat baik punya banyak cara dan jalan”. Ia merasa takjub akan cara dan kebaikan TUHAN.
Dalam bacaan kita, rasa takjub atas cara Tuhan berkarya juga disaksikan Paulus dalam tulisannya kepada jemaat Roma. Allah sungguh berkuasa dan berdaulat untuk menyatakan kemurahan- Nya secara penuh kepada seluruh manusia. Paulus merasa takjub dengan kekayaan, hikmat, dan pengetahuan Allah yang menghasilkan karya yang sangat indah bagi umat manusia. Rancangan dan ketetapan Allah demikian agung; tidak mampu dipahami manusia, sulit ditelusuri dan diikuti, sebab segala rancangan dan tindakan-Nya melampaui akal manusia. Meskipun manusia berusaha untuk menyelami pikiran Allah, namun tidak ada seorang manusia pun yang dapat mengetahui apa sesungguhnya rencana Allah sebelum semuanya terjadi.
Betapa besar dan mulia Allah. Ia merancang segala sesuatu untuk kebaikan umat manusia, dan untuk kemuliaaan nama-Nya. Kita sebagai manusia tidak memiliki kelebihan apapun di hadapan TUHAN, tetapi TUHAN berkenan menyatakan kasihNya kepada kita. Maka, bersyukurlah akan kebaikan dan jalan TUHAN yang tak pernah mampu kita selami. Apapun persoalan dan kondisi kita saat ini, percayalah! Dia selalu memberikan jalan, karena Jalan dan rancangan TUHAN selalu baik bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.





