DICIPTAKAN UNTUK KEBAIKAN
Efesus 2:10
“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”
Setiap karya yang diciptakan dengan suatu tujuan. Apapun itu! Demikian juga dengan keberadaan kita sebagai manusia. Ketika Allah menciptakan kita sebagai manusia, pasti ada maksud dan tujuan baik yang Allah hendak lakukan melalui keberadaan kita. Hanya saja, manusia terkadang tidak mau taat kepada ketetapan Allah, malah memilih mengikuti keinginannya sendiri.
Pada akhirnya manusia pun jatuh dalam dosa sehingga gagal mencapai tujuan yang ditetapkan Allah.
Manusia sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosanya. Manusia tidak dapat lagi hidup sesuai maksud dan tujuan Allah menciptakan dia. Semua manusia hidup dalam dosa dan terus mengikuti jalan dunia. Mereka hidup dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak serta pikiran mereka yang jahat.
Apakah itu berarti bahwa Allah GAGAL mencapai maksud dan tujuan-Nya? Tentu TIDAK. Manusia yang telah jatuh ke dalam dosa memang tidak dapat lagi memenuhi tuntutan tujuan Allah menciptakannya, tetapi Allah tidak gagal melaksanakan maksud dan tujuan-Nya. Di dalam Kristus, Allah telah melimpahkan rahmat-Nya atas kita, orang-orang yang berdosa. Sehingga di dalam Kristus, setiap kita dapat menjadi ciptaan yang baru, yang tidak lagi dikuasai oleh dosa.
Sebagai manusia baru, kita dipanggil untuk kembali pada maksud dan tujuan Allah menciptakan kita. Ia mau kita melakukan pekerjaan baik yang sudah dipersiapkan- Nya. Jangan lagi menentang dan melawan Allah, tetapi mari berjuang mewujudkan maksud dan tujuan-Nya! Tuhan Yesus memberkati. Amin.





