Dia Tahu yang Terbaik
Matius 11:2-6
“Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus, lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: “Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?” Yesus menjawab mereka: “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.”
Ekspektasi tidak selalu sama dengan kenyataan. Sering hal ini terjadi dalam hidup kita. Ketika kita sudah berharap akan sesuatu yang baik tetapi kenyataannya yang datang adalah sesuatu yang kurang baik. Begitu juga ketika di dalam tahanan, Yohanes Pembaptis resah mendengar bagaimana sepak-terjang Yesus, yang tidak sesuai dengan visi dan ekspektasinya sendiri. Ia tidak mengerti dan menjadi ragu sehingga mengirimkan muridnya untuk bertanya langsung kepada-Nya: “Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain? ” (Mat. 11:3). Jawab Yesus sederhana: lihatlah pada kenyataan yang ada. “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat…” (Mat. 11:4).
Relasi dengan Tuhan bukan berarti mengharapkan bahwa Ia akan menuruti kehendak dan keinginan kita. Yang sebaliknyalah yang mestinya terjadi, kita yang mengikuti kehendak Tuhan. Maka menyambut kedatangan-Nya berarti pertama-tama bersedia untuk mengikuti kehendakNya dan percaya bahwa Ia akan memberikan yang terbaik dalam hidup kita lebih dari apa yang kita bayangkan. Meskipun kadang tidak sesuai dengan keinginan kita.
Mari dengan setia berjalan menurut kehendak-Nya bukan kehendak pribadi kita. Dan percaya bahwa Ia memberikan yang terbaik di dalam kehidupan kita.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.





