Rabu, 28 Oktober 2026
Nahum 1:7
TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya
Tidak semua hal dalam hidup berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Ada saatnya kita sudah berusaha sebaik mungkin, tetapi hasilnya tetap tidak sesuai harapan. Ada pula keadaan ketika kita harus menghadapi masalah tanpa mengetahui kapan semuanya akan membaik. Dalam situasi seperti ini, Nahum 1:7 mengingatkan kita bahwa Tuhan tetap baik dan dapat menjadi tempat perlindungan di tengah kesusahan. Menariknya dari ayat ini adalah, muncul di tengah pemberitaan tentang penghukuman terhadap Niniwe. Artinya bahwa, di balik pesan tentang keadilan Tuhan, terdapat penghiburan bagi mereka yang berlindung kepada-Nya. Tuhan bukan hanya berkuasa atas keadaan, tetapi juga mengetahui siapa yang sungguh-sungguh berharap kepada-Nya.
Kalimat “Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya” mengandung makna yang mendalam. Tuhan tidak memandang manusia hanya dari apa yang terlihat, keberhasilan yang dicapai, atau seberapa kuat seseorang menghadapi masalah. Dia mengenal hati, pergumulan, dan kepercayaan setiap orang yang datang kepada-Nya. Karena itu, berlindung kepada Tuhan bukan berarti kita tidak akan mengalami kesulitan, melainkan kita tidak harus menghadapi kesulitan hanya dengan mengandalkan kekuatan sendiri. Kita tetap perlu berpikir jernih, mengambil keputusan yang benar, dan bertanggung jawab atas tindakan kita. Iman bukanlah cara untuk menghindari kenyataan, melainkan kekuatan untuk menghadapi kenyataan tanpa kehilangan arah.
Kita seringkali menginginkan Tuhan segera mengubah keadaan, padahal ada hal-hal yang membutuhkan waktu untuk dipahami dan dijalani. Kita mungkin belum mendapatkan jawaban yang diharapkan, tetapi bukan berarti kita harus berhenti melangkah. Pengharapan bertumbuh ketika kita belajar mempercayai Tuhan tanpa menjadikan hasil yang kita inginkan sebagai satu-satunya ukuran kebaikan-Nya. Dari sini kita juga belajar bahwa, untuk tidak mudah menghakimi orang lain yang sedang berada dalam masa sulit, sebab setiap orang memiliki pergumulan yang tidak selalu terlihat. Pengharapan bukan tentang seberapa cepat masalah kita selesai, melainkan tentang kepada siapa kita memilih untuk tetap percaya ketika jalan di depan belum jelas. Tuhan memampukan. Amin.
Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua
0 Komentar
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar.